Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ).

Agar BAPETEN dapat menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. Dengan melaporkan dugaan pelanggaran, anda dapat meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat yang terus lebih baik.

Anda dianjurkan untuk memberikan data diri yang sekurang-kurangnya adalah alamat/nomor telepon/handphone/faksmili/email. Namun, itu semua terserah pada pilihan anda, apakah anda memilih untuk mengungkapkan identitas anda atau tidak. Ada kalanya identitas anda mungkin akan terlihat oleh BAPETEN dari informasi yang dilaporkan. Identitas pelapor akan dirahasiakan oleh BAPETEN, kecuali jika pelapor memilih untuk mengungkapkannya. Namun pelapor dapat tetap memilih untuk tidak mengungkapkan identitasnya. Setiap upaya yang layak dilakukan dan diperbolehkan oleh hukum akan dijalankan agar identitas pelapor tidak terungkap.

Panggilan telepon ke BAPETEN tidak direkam dan kami tidak memakai fasilitas ID pemanggil yang dapat mengidentifikasi panggilan. Anda tidak akan diminta untuk memberikan nama anda, kecuali bila anda yang ingin mengungkapkan identitas anda. Laporan anda akan dikenal hanya dengan nomor referensi, kecuali anda memilih untuk memberikan nama dan identitas kepada BAPETEN.

Anda bisa melaporkan berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan pegawai BAPETEN terutama terkait seperti dugaan korupsi yang berpotensi merugikan negara, Penyuapan, Penyalahgunaan Wewenang/Jabatan, Pemerasan/Pungutan liar, Kecurangan, Benturan Kepentingan, Gratifikasi, Pelayanan masyarakat, Pelanggaran Kode Etik/Aturan kepegawaian, Ketatalaksanaan.

Setiap dugaan pelanggaran yang anda laporkan akan diminta keterangan detil yang dipandu oleh aplikasi SIPPATEN ataupun oleh operator yang bertugas. Keterangan itu diperlukan untuk memperjelas laporan anda, minimal anda dapat siapkan informasi terkait Siapa, Kapan, Dimana dan Bagaimana. Akan lebih baik bila anda mempunyai bukti otentik yang dapat anda lampirkan bersama laporan anda.

Berikanlah informasi selengkap mungkin kepada SIPPATEN apabila anda melaporkan suatu dugaan pelanggaran. Contohnya seperti:

  • Dugaan penyuapan ;
  • Dugaan pemerasan/pungutan liar ;
  • Dugaan kecurangan ;
  • Dugaan potensi kerugian negara ;
  • Dugaan pelayanan masyarakat ;
  • Dugaan benturan kepentingan ;
  • Dugaaan penyalahgunaan wewenang/jabatan ;
  • Dugaan pelanggaran kode etik/aturan kepegawaian ;
  • Dugaan ketatalaksanaan ;
  • Lain-lain ;

Kebanyakan kasus yang dilaporkan adalah temuan dari orang-orang yang jujur dan peduli yang pada awalnya tidak yakin akan fakta yang mereka temukan. Diharapkan anda mengetahui dan melaporkan setiap rincian kejadian yang anda ketahui.

Anda tidak perlu terlibat setelah anda membuat laporan atas suatu dugaan pelanggaran. Namun jika anda mempunyai informasi baru atau tambahan, atau anda ingin membuat perubahan pada laporan anda sebelumnya, anda dapat menghubungi kami dan menyebutkan nomor referensi yang telah diberikan pada awal anda melakukan panggilan.

Setelah dugaan pelanggaran dilaporkan, bagaimana pelapor mengetahui status laporan? SIPPATEN akan menampilkan status laporan pada halaman daftar laporan (menunggu, diteruskan, diproses dan selesai).

Tidak ada bentuk penghargaan khusus yang akan diberikan dengan membuat laporan dugaan pelanggaran ke SIPPATEN

Tidak ada batasan untuk melapor di SIPPATEN. Anda dapat melapor setiap saat.

Informasi yang dilaporkan diberikan kepada Tim Penangangan Laporan BAPETEN yang bertanggungjawab untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran. Tim tersebut akan memutuskan tindakan lanjutan yang akan dilakukan.

Dilakukannya proses penyelidikan akan tergantung pada berbagai faktor seperti informasi yang diberikan, rincian kejadian, dokumentasi dan kebijakan BAPETEN. Tim Penanganan Laporan akan memutuskan tindakan yang diperlukan ketika menerima laporan.

  • Nama pelapor ;
  • Email pelapor ;
  • Nama orang yang terlibat/terlapor ;
  • Tanggal, waktu dan lokasi kejadian ;
  • Kronologi kejadian ;
  • Bukti-bukti atas kejadian yang dilaporkan (apabila ada) ;
  • Jumlah kerugian (apabila ada) ;
  • Frekuensi kejadian ;

SIPPATEN akan mempertimbangkan cara yang paling tepat untuk menggunakan atau mengungkapkan informasi pribadi yang diberikan kepadanya selama dapat membantu tindaklanjut dugaan pelanggaran yang dilaporkannya.

Setelah laporan diterima maka dalam waktu 1 hari akan diteruskan oleh Tim Penerima Laporan kepada APIP, dimana laporan tersebut akan ditelaah kemudian ditindalanjuti sesuai dengan prosedur sampai dengan ditetapkan keputusan. Setiap status laporan yang diproses akan diinformasikan kemajuan statusnya kepada pelapor melalui Aplikasi SIPPATEN. Pelapor wajib mendaftarkan email jika ingin memantau status kemajuan laporan yang dikirimkan.